Tampilkan postingan dengan label Entrepreneurship. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Entrepreneurship. Tampilkan semua postingan

Rabu, September 10, 2008

Pengemasan Nata de coco

Nata de coco di pasaran umumnya dikemas gelas plastic 200 ml, toples plastik, standing pouch 360 ml, 3 side plastic, maupun dalam kemasan kaleng. Tulisan ini akan menjelaskan bahan bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan nata tersebut. Termasuk proses pembuatannya.

Bahan Baku
- Nata de coco
- Gula
- Pemanis = sakarin dan siklamat
- Aroma makanan
- Pewarna Makanan
Bahan bahan ini dapat dibeli di toko bahan kimia makanan dan biasanya juga bercampur dengan toko plastik.

Proses Pengemasan
1. Nata de coco yang berbentuk kotak/cube, dipanaskan. Dan dimasukkan ke dalam kemasan (cup, plastik, standing pouch, toples).
2. Kemudian buat larutan gula hingga tingkat kemanisan tertentu. Ada baiknya memiliki alat yang disebut refraktometer untuk melihat secara kuantitatif berapa gram jumlah gula telah dimasukkan. Nilai yang terbaca di refractometer setara dengan nilai brix larutan. 1 kg Larutan gula dengan brix 20 diperoleh dengan mencampurkan gula 200 gram dan sisanya air sebanyak 800 gram. Besarnya brix gula (banyaknya gula yang ditambahkan) sangat ditentukan pada harga jual produk. Makin banyak gula yang dipakai maka makin mahal produk. Setelah dicampurkan dengan nata de coco, dalam 1x24 jaam sudah akan terjadi kesetimbangan rasa.
3. Tambahkan larutan gula ini tadi dengan pemanis buatan, aroma makanan, dan pewarna makanan. Jumlah dan perbandingan antara air, gula, pemanis buatan, aroma makanan dan pewarna tergantung kebutuhan.
4. Umumnya aroma makanan yang digunakan sebanyak 0.1 – 0.3 %, tergantung kualitas aroma atau esence tersebut. Kadangkala aroma dan pewarna sudah dicampur menjadi satu sehingga berbentuk emulsi. Lakukan percobaan trial dan error untuk menentukan seberapa optimum kebutuhan anda.
5. Pemanis makanan digunakan untuk menekan biaya produksi. Usahakan menggunakannya dalam jumlah kecil karena akan meimbulkan rasa pahit setelah konsumen memakan produk anda.
6. Panaskan hingga hampir mendidih larutan gula yang sudah dicampur dengan gula, pemanis buatan, aroma, dan pewarna makanan tersebut. Kemudian masukkan ke dalam kemasan yang sudah berisi nata. Atur perbandingan antara jumlah nata dan media sesuai dengan harga jual.
7. Sealing atau tutup kemasan itu.
8. Panaskan produk dengan merebus dalam air mendidih. Untuk produk kemasan gelas 200 ml yang menyasar ke pasaran bawah, biasanya tidak dipanaskan lebih lanjut,. Akan tetapi suhu campuran nata dan media itu untuk memperlama umur simpan.
9. Produkpun siap dikemas dalam kemasan karton isi 12 atau 24

Kamis, September 04, 2008

Mudah menghitung angsuran pinjaman dengan Loan Calculator

Adalah lebih menguntungkan mengembangkan bisnis dari modal pinjaman bank. Apalagi bunga bank sudah relatif kecil dibanding 2-3 tahun yang lalu. Apalagi, jika hasil bisnisnya dapat membayar angsuran bulanan di bank. Nah, biasanya sebelum meminjam di bank, anda akan menghitung hitung dahulu, seberapa besar kemampuan anda dalam mengangsur. Tidak perlu datang ke bank atau pusing dengan menghitung manual. Tinggal gunakan free software Loan Calculator. Mudah dan Sederhana.

Banyak software untuk menghitung angsuran kredit bank (loan atau mortage) yang ditawarkan di internet. Salah satunya adalah Loan Calculator 1.2. Pertama tama anda harus mendownload software tersebut di http://www.brothersoft.com/loan-calculator-download-34649.html

Data yang anda perlukan adalah jumlah yang ingin anda pinjam dan bunga bank tempat anda meminjam.

Misalnya anda ingin meminjam Rp. 100 juta dengan bunga pinjaman 11.5 % per tahun.
Buka software Loan Calculator 1.2
1. Masukkan angka 100000000 sebagai pinjaman anda pada kolom Loan amount
2. Masukkan berapa tahun anda akan mencicil, misalnya 10 tahun ke kolom loan length
3. Masukkan angka berapa persen bunga bank pertahun. Misalnya 12 % per tahun, maka masukkan angka 12 di annual interest rate.
3. Pada kolom Repayment Frequency, jika anda membayar bulanan maka pilih Monthly, atau tahunan Annualy, atau option lainnya. Biasanya di Indonesia Bank memberlakukan sistem bulanan




Screen shoot


Maka akan muncul hasil perhitungan pada Loan Summary
Period Payment : 1,434,709.48
Artinya dalam 1 bulan (periode pembayaran) cicilan anda Rp. 1,4 jutaan
Total Paid : 172,165,138.08
Artinya, dalam 10 tahun anda akan membayar sebanyak Rp. 172 jutaan dari total pinjaman awal anda sebesar Rp. 100 juta
Total Interest : 72,165,138.08
Artinyatotal bunga yang anda bayar selama 10 tahun adalah rp. 72 jutaan
Total Period : 120
Adalah total periode anda sebanyak 10 tahun (120 bulan)

Anda bisa melakukan simulasi dengan merubah rubah parameter di Loan Parameter yakni Loan amount (jumlah pinjaman), Loan Length (berapa lama anda akan meminjam), Annual Interest Rate (bunga bank per tahun), dan Repayment frequency (cara pembayaran anda: bulanan, 2 mingguan atau lainnya) Umumnya bank di Indonesia menerapkan sistem bunga majemuk, sehingga hasil nya akan sama bila menggunakan software ini. Tetapi beberapa bank menerapkan sistem lain sehingga hasilnya terkadang angsuran yang harus kita bayarkan lebih besar dibanding bila menggunakan loan calculator ini.

Selamat mencoba, selamat bersimulasi, dan selamat meminjam di bank untuk membangun bisnis anda. Salam Sukses.


Selasa, September 02, 2008

Peluang Usaha ada dimana mana

Seringkali dalam memulai suatu usaha, hambatan mental yang selalu timbul adalah sulit menemukan peluang bisnis baru. Yang selalu terlihat adalah sepertinya semua macam bisnis sudah ditangani oleh orang lain. Hampir tidak ada lagi peluang bisnis bagi anda. Atau kalaupun ada, perlu modal yang besar, kurang ada kenalan yang bisa buka order dan alasan klasik lainnya. Padahal peluang usaha sangat banyak dan terbuka lebar, tepat di depan anda.

Camkanlah prinsip berikut. Semua yang terlihat sebenarnya merupakan sudah menjadi sumber uang bagi orang lain. Uang adalah sebuah konsep/ide. Konsep yang anda berikan pada sebuah produk atau jasa sehingga mempunyai nilai tambah. Dan jika orang lain tertarik atau butuh dengan adanya nilai tambah itu, maka dari sinilah uang mengalir.

Coba anda perhatikan disekitar anda. Misalnya ada 2 orang anak sekolah mengendarai motor. Anda perhatikan semua barang dan jasa yang menempel pada ke dua remaja itu. Helm, seragam sekolah, motor, sepatu sampai ke model rambut, sebenarnya adalah penghasil uang bagi orang lain yang telah memanfaatkannya. Mulai dari pembuat dan pedagang helm/motor/seragam/sepatu hingga tukang cukur rambut yang memangkas rambut mereka. Belum lagi penerbit buku sekolah, pedagang di kantin, guru, petani karet sebagai bahan baku ban motor, dan masih banyak lainnya. Kesemua mereka ini telah memberikan nilai tambah dari barang baku menjadi barang siap pakai.

Anda bertemu banyak orang setiap hari bukan ? Jadi masih kesulitan mencari ide usaha ?


Minggu, Agustus 31, 2008

Jangan menggaji karyawan anda


Jika anda baru saja memulai usaha, anda tentu harus tanggung terlebih dahulu semua pengeluaran untuk membayar gaji karyawan. Sementara omset penjualan belum begitu besar. Cash flow pun jadi negative dalam 3-6 bulan usaha. Ditambah kewajiban bayar listrik, sewa ruko, telepon, dan membayar cicilan bank. Ini adalah fase krusial. Karena tidak cermat tidak sedikit usahawan pemula yang menyerah dan akibatnya kapok untuk membuka usaha lagi. Sebenarnya ada trik untuk menghindari hal ini menimpa anda adalah dengan tidak menggaji karyawan anda secara bulanan, tetapi berdasarkan omset yang bisa mereka peroleh.

Berikut contoh gampangnya. Jika anda membuka toko mainan anak dengan 2 orang karyawan dan 1 orang penjaga gudang merangkap pembukuan. Anda menggaji tiap karyawan anda sebanyak per bulan rp. 500 ribu. Maka 3 bulan pertama anda harus mengeluarkan dana gaji sebesar 3 orang x 3 bulan x 500 ribu per bulan = Rp. 4,500,000. Padahal belum tentu omset anda sudah maju pesat sebesar target yang anda perkirakan sebelumnya. Maklum, karyawan anda juga butuh penyesuaian dan pembelajaran. Bagaimana nanti kalau jika sudah lewat 1 tahun tetapi omset masih kecil, sedangkan biasanya gaji karyawan harus dinaikkan pula bukan ?

Salah satu trik yang bisa digunakan adalah dengan mengubah system penggajian. Bayarlah dengan system bonus. Makin besar omset makin besar komisi dan gaji yang mereka terima. Dengan cara seperti ini, maka karyawan dalam suatu periode mungkin akan menerima 2-3 kali lipat gaji awalnya, dan hal ini bisa meningkatkan motivasi kerjanya. Makin bekerja keras, maka makin besar pendapatan. Andapun tidak rugi membayar sang karyawan demikian tinggi. Karena yang anda dapat adalah omset yang berlipat lipat.

Kenaikan gaji tahunan karyawan, hanya akan meningkatkan motivasi mereka selama 2-3 bulan awal saja. Setelah itu semangat kerja akan kembali seperti semula. Karena begitu naik gaji, ikut naik pula kebutuhan mereka. Maka dari itu, pembayaran gaji berdasarkan omset mereka merupakan sebuah WIN WIN solution bagi anda dan karyawan.


Memulai Bisnis Nata de Coco - Investasi

Pernah mencicipi makanan berserat tinggi, berwarna putih bening, berbentuk kubus, dan terkadang dikemas dalam plastic ? Ya, itulah nata de coco. Usaha Nata de coco memiliki keuntungan yang cukup menggiurkan. Apalagi jika memasuki bulan puasa seperti saat ini dan saat musim kemarau. Perputaran uang sangat bagus sekali. Tulisan singkat bersambung ini akan menjelaskan mengenai investasi yang diperlukan di bisnis pembuatan nata de coco, pengemasan hingga pemasaran.

Biasanya ada 2 sektor penting dalam usaha nata de coco: pembuatan raw nata de coco lembaran dan pengemasan nata de coco.

1. Pembuatan Nata de coco mentah (raw)
Nata de coco umumnya merupakan hasil fermentasi bakteri acetobacter aceti pada air kelapa atau santan kelapa. Pada perkembangannya, sumber utama air kelapa kemudian disubtitusi dengan jus buah misalnya nanas, bahkan juga memungkinkan diganti dengan air yang ditambahkan formulasi bahan kimia lain sehingga mirip mirip dengan kandungan air kelapa. Prinsipnya adalah selama bakteri acetobacter dapat tumbuh pada media itu, maka kemungkinan besar akan terbentuk nata de coco sebagai hasil metabolisme sang bakteri setelah 7-10 hari.
Selengkapnya mengenai cara lengkap pembuatan nata de coco dibahas dalam artikel lain dalam blog ini.

Beberapa investasi yang dibutuhkan dalam tahap pembuatan nata de coco mentah ini adalah =
- Nampan persegi plastic dengan tinggi 10-15 cm untuk tempat inkubasi air kelapa selama 7-10 hari. Jumlah nampan tergantung banyaknya produksi yang kita seting. Umumnya 1 nampan bisa menghasilkan 1 kg lembaran nata.
- Rak Kayu, tempat meletakkan nampan
- Ruangan inkubasi. Misalnya per 1 periode, menggunakan 100 nampan yang membutuhkan ruang luasan a meter persegi. Berarti jika kita ingin setiap hari panen nata maka diperlukan minimal 7xa meter persegi ruangan
- Botol bekas 650 ml. Ini digunakan untuk pembuatan stater. 1 Botol bisa digunakan untuk 3 nampan
- Mesin pemotong dan penyayat. Nata mentah yang dihasilkan masih dalam bentuk lembaran sehingga harus di bersihkan (disayat) dan dipotong berbentuk kubus.
- Bak Pencucian dan perendaman

2. Pengemasan Nata de coco
Kebanyakan usaha kecil pengemas nata de coco merupakan usaha yang terpisah dari pembuatan raw nata de coco. Usaha ini membeli raw nata de coco sudah dalam bentuk potongan. Ada juga yang membeli dalam bentuk lembaran untuk kemudian diperlukan instalasi mesin pemotong dan penyayat sendiri.

Berikut ini beberapa investasi yang dibutuhkan =
- Mesin potong dan penyayat, hanya jika membeli dalam bentuk lembaran
- Mesin cup sealer. Jika anda memutuskan mengemasnya dalam kemasan plastik cup, berarti anda butuk sebuah cup sealer. Di pasaran sudah tersedia cup sealer mulai dari manual sealer (kapasitas 5 cup per menit) seharga 600-800 ribu per unit, semi automatic sealer (gambar disamping kiri), hingga full automatic sealer (gambar samping kanan) dengan 1 kali stroke sealing sebanyak 4-10 line. Untuk mesin yang disebutkan terakhir ini kapasitas bisa mencapai 1000 karton isi 24 cup per jam







- Mesin plastic sealer. Atau jika anda mengemasnya dalam kemasan plastik persegi biasa (4 side plastic) anda tetap membutuhkan mesin sealer. Bentuk dan harganya juga beragam


Bagaimana jika di suatu daerah kekurangan nata de coco mentah. Sedangkan biaya kirim bahan baku nata dari propinsi tetangga cukup memakan biaya jika ingin bersaing di harga akhir. Tunggu di tulisan selanjutnya di blog ini.